Skip to main content

Mengenal Magisk Dari Fungsi dan Fitur-Fitur utamanya

Image result for magisk


Apa itu Magisk?



Magisk (Magic Mask) merupakan sebuah aplikasi open source yang dikembangkan oleh Topjohnwu yang berguna mirip seperti gabungan antara SuperSU oleh Chainfire dan XPosed Framework.
Mendengar kata SuperSU, pasti kamu sudah bisa menebak bahwa salah satu fungsi dari Magisk ini adalah melakukan ROOT.
Ya memang benar, namun ada perbedaan antara sistem kerja Magisk dan SuperSU dalam hal rooting.
Magisk bekerja secara systemless-ly, artinya Magisk tidak akan memodifikasi atau mengubah sistem partisi di Android kamu. Magisk akan menduplikasi berkas boot.imgmenjadi magisk.img tanpa menambahkan berkas apapun di dalam system partition Android kamu.
Hal ini berbeda dengan SuperSU, dimana partisi system di HP kamu dimodifikasi dan ada penambahan berkas-berkas tertentu.

 Apa kelebihan Magisk dibanding SuperSU?

Karena bekerja secara systemless-ly, ini kelebihan yang kamu dapatkan..
  • Bisa menyembunyikan kondisi root di HP kamu sehingga pemasangan aplikasi perbankan seperti Mandiri Mobile dapat berjalan dengan baik. Hal ini yang tidak bisa dilakukan oleh SuperSU;
  • Selain itu, kamu tetap bisa mendapatkan update OTA tanpa kehilangan akses root setelah proses update selesai. Berbeda dengan SuperSU, kemungkinan kamu tidak akan mendapatkan support update OTA lagi;
  • Menggunakan Magisk, berarti kamu seperti menggunakan dua tools sekaligus (SuperSU dan XPosed Framework) hanya dengan satu aplikasi saja, yaitu Magisk.
  • Menggunakan SnapchatAndroid Pay tanpa masalah apapun;
  • Bisa bermain Pokemon Go pada smartphone yang telah diroot;
  • Mem-bypass SafetyNet

Fitur-Fitur Utama Magisk

  • 100% Open Source » Source code-nya dapat dilihat siapa saja sehingga lebih aman dari script-script yang berbahaya bagi privasi;
  • Magic Mount » Modul apapun yang dilakukan pada Magisk, semuanya berjalan dengan systemless-ly tanpa modifikasi apapun pada partisi smartphone kamu;
  • MagiskSU » otomatis ngeroot device kamu;
  • Modules » memiliki bermacam-macam modul seperti pada XPosed Framework, namun hingga saat ini modul yang dimiliki Magisk belum sebanyak XPosed;
  • Magisk Manager » mengatur Magisk, manajemen root, upgrade Magisk, mengunduh dan memasang module Magisk;
  • MagiskHide » menyembunyikan root dari aplikasi seperti Pokemon Go, Android Pay serta aplikasi Perbankan yang tidak bisa dipasang pada smartphone yang telah diroot;
  • Resetprop » memungkinkan kamu untuk memodifikasi buildprop (system properties);
  • Miscellaneous » Remove AVB 2.0, dm-verity, forceencrypt, Unlock partitions blocks to support remount to rw (susah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia);
  • Uninstall » mudah dalam melakukan penghapusan root, tinggal uninstall saja aplikasinya.
Sumber : https://www.foldertips.com/android/apa-itu-magisk/

Comments

Popular posts from this blog

Penjelasan mengenai Root Android, Kelebihan Root, dan Kekurangan melakukan Root kepada Android

Bagi anda yang mempunyai perangkat Tablet PC atau Ponsel/Handphone berbasis Android pasti sering mendengar Root Android, namun meskipun begitu tidak sedikit orang yang masih belum paham apa itu root serta tujuan melakukan rooting maupun Manfaat/Kelebihan dan Kekurangan melakukan Rooting pada perangkat Android itu sendiri. nah untuk lebih jelasnya berikut penjelasannya. Apa itu Root Android ?? Root Android adalah proses pemberian hak akses penuh (tak terbatas) terhadap pengguna untuk dapat mengakses sistem OS Android dalam mode super user, dengan begitu user dapat melakukan Kustomisasi baik itu tuning performa OS, mengubah, bahkan menghapus apa saja yang ada pada sistem Android itu sendiri. jadi bagi seorang pengembang software, root dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan apa saja yang ada dalam Sistem Android. Karena fungsinya yang sangat membebaskan seorang user yang mungkin saja bagi seorang pengguna yang kurang memahami proses-proses yang ada dan dapat memberikan resiko ...

Mencoba Xiaomi Mi Band 2, Berikut adalah ulasan mengenai Mi Band 2 dan Spesifikasinya

Xiaomi Mi Band 2 yang memiliki daya pikat tinggi di kategori  smart wearables . Terdapat beberapa perbedaan antara Xiaomi Mi Band 2 dengan dua seri pendahulunya. Pertama, kita akan mulai membahas dari segi desain yang dibawa oleh versi terbaru dari Mi Band, yaitu Xiaomi Mi Band 2. Perubahan pada generasi kedua mi band ini terletak pada layar OLED sebesar 0.42 inch pada bagian depan. Kali ini layar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sport tracker, tetapi juga bisa berfungsi menjadi jam. Kaca bagian depannya sudah dilindungi dengan kaca antigores dan  anti-fingerprint, s ehingga membuat sidik jari kita tidak mudah menempel dan melindungi gadget kita dari keusilan orang lain. Kedua, perbedaan lainnya terletak pada fungsi dari tombol berbentuk bulat yang berada pada fasia depan Xiaomi Mi Band 2 ini. Pada seri terbarunya kali ini, tombol bulatan tersebut berguna untuk menampilkan informasi yang berbeda bila dibandingkan dengan seri - seri sebelumnya. Ketiga, pe...

Manfaat dan Fitur Fingerprint pada Smartphone

Pemindai sidik jari sebenarnya sudah sangat umum digunakan sejak lama. Namun, penggunaannya pada  smartphone  baru populer pada tahun 2007. Itupun masih belum bisa dinikmati oleh pengguna Android. Namun, kini fitur itu kembali populer dan mulai diintegrasikan pada sistem operasi Android Marshmallow. Secara sederhana, fitur ini bekerja dengan merekam dan menyimpan pola sidik jari seseorang. Sejauh ini kebanyakan penggunaannya hanya untuk membuka akses pada  smartphone . Penasaran bagaimana cara kerja pemindai sidik jari? Singkatnya, mesin pemindai sebenarnya hanya menangkap dan menyimpan tiga jenis pola guratan yang ada pada sidik jari saja. Pola tersebut adalah ujung garis ( ridge ending ), garis bercabang ( bifurcation ), dan garis pendek menyerupai titik ( short ridge ). Ketiga detail ini bisa dipastikan tak pernah ditemukan serupa pada setiap sidik jari manusia. Namun, berbeda jika pemindaian dilakukan dengan sensor kapasitans yang menggunakan alat elektronik ...